BAGAIMANA CARA MEMBUAT RUMUS DI EXCEL

Excel adalah salah satu program pengolah data yang paling populer di dunia, tidak hanya digunakan untuk kebutuhan bisnis, tetapi juga menjadi kebutuhan individu. Pemakaian Excel pada umumnya untuk membuat database, menghitung angka atau data yang rumit, dan juga untuk membuat sebuah laporan.

Excel memiliki fitur yang beragam, seperti penggunaan formula, filter, format, pivot table, vlookup, hlookup, dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut fitur formula, khususnya Rumus pada Excel dan cara membuatnya dengan mudah.

Cara Membuat Rumus pada Excel

Sebelum memulai pembuatan rumus pada Excel, kita harus mengetahui dulu formula dasar yang digunakan dalam sebuah rumus tersebut. Formula dasar yang umum digunakan dalam Excel antara lain:

  1. Penjumlahan: ditandai dengan tanda +, contoh: =A1 + B1.
  2. Pengurangan: ditandai dengan tanda -, contoh: =A1 – B1.
  3. Perkalian: ditandai dengan tanda *, contoh: =A1 * B1.
  4. Pembagian: ditandai dengan tanda /, contoh: =A1 / B1.
  5. Average: digunakan untuk menghitung rata-rata suatu data, contoh: =AVERAGE(A1:A5)
  6. Minimum: digunakan untuk mencari nilai terkecil dari data, contoh: =MIN(A1:A5)
  7. Maximum: digunakan untuk mencari nilai terbesar dari data, contoh: =MAX(A1:A5)
  8. Count: digunakan untuk menghitung jumlah data dalam sel, contoh: =COUNT(A1:A5)
  9. Sum: digunakan untuk menjumlahkan data dalam sel, contoh: =SUM(A1:A5)
  10. IF: digunakan untuk membuat kondisi, contoh: =IF(A1 > 100,”Harga Mahal”,”Harga Murah”)

Setelah Anda memahami rumus dasar di atas, maka Anda dapat mulai membuat rumus pada Excel dengan mudah. Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam membuat rumus pada Excel, yaitu:

  1. Pilih sel tempat Anda ingin menampilkan hasil rumus.
  2. Tulis tanda sama dengan (=) pada sel tersebut. Tanda ini menandakan bahwa Anda akan mengetikkan sebuah rumus.
  3. Gunakan rumus yang sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya =A1+B2, kemudian tekan Enter.

Berikut ini adalah contoh rumus pada Excel:

  1. Contoh Rumus Penjumlahan: =A1+B2.
  2. Contoh Rumus Pengurangan: =A1-B2.
  3. Contoh Rumus Perkalian: =A1*B2.
  4. Contoh Rumus Pembagian: =A1/B2.
  5. Contoh Rumus Average: =AVERAGE(A1:A5)
  6. Contoh Rumus Minimum: =MIN(A1:A5)
  7. Contoh Rumus Maximum: =MAX(A1:A5)
  8. Contoh Rumus Count: =COUNT(A1:A5)
  9. Contoh Rumus Sum: =SUM(A1:A5)
  10. Contoh Rumus IF: =IF(A1 > 100,”Harga Mahal”,”Harga Murah”)

Dalam prakteknya, banyak orang menggunakan rumus yang lebih kompleks dalam mengolah data di Excel. Berikut ini akan dijelaskan contoh penggunaan rumus kompleks untuk kebutuhan tertentu:

Cara Menggunakan Rumus Pivot Table pada Excel

Pivot table pada Excel dapat digunakan untuk merangkum data yang ada dalam suatu tabel. Pivot table akan membantu menampilkan data secara ringkas dan memperlihatkan trend yang terjadi dalam data. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggunakan rumus pivot table:

  1. Buka file Excel yang berisi data yang akan Anda olah.
  2. Pilih kolom yang ingin Anda jadikan pivot table data.
  3. Pilih “Insert” pada toolbar menu.
  4. Pilih “Pivot Table” pada menu dropdown.
  5. Setelah jendela Pivot Table Options muncul, pilih “Select a table or range”. Kemudian klik tombol “OK”.
  6. Pilih “OK” pada jendela Create Pivot Table.
  7. Setelah Pivot Table siap digunakan, Anda bisa menambahkan field pada area Pivot Table untuk mengolah data.

Cara Menggunakan Rumus Vlookup pada Excel

Vlookup adalah rumus yang sangat berguna jika Anda ingin mencari data dengan cepat pada daftar atau database yang besar. Vlookup memungkinkan Anda menemukan nilai pada sebuah tabel dan memasukkannya ke dalam sel yang kosong.

Berikut ini adalah cara menggunakan rumus Vlookup pada Excel:

  1. Buat tabel yang berisi data yang ingin Anda cari, atau buka file Excel yang berisi data tersebut.
  2. Pilih cell yang kosong dan tulis rumus Vlookup pada cell tersebut.
  3. Setelah mengetikkan formula Vlookup, masukkan argumen-argumen yang diperlukan untuk menghasilkan data yang diinginkan.
  4. Parameter pertama pada formula Vlookup adalah nilai yang ingin dicari pada tabel.
  5. Parameter kedua pada rumus Vlookup adalah area dari tabel yang ingin dicari nilainya.
  6. Parameter ketiga pada rumus Vlookup adalah nomor kolom pada tabel yang menyimpan nilai yang ingin Anda temukan.
  7. Jangan lupa untuk memasukkan tombol “false” pada akhir formula Vlookup.
Baca Juga :  CARA CARI KENAIKAN PERSEN DI EXCEL 2 DATA

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Bagaimana cara memasukkan video Youtube ke dalam dokumen Excel?

Anda dapat memasukkan video Youtube ke dalam dokumen Excel dengan cara sebagai berikut:

  1. Buka video Youtube yang akan dimasukkan ke dalam dokumen Excel.
  2. Klik pada tombol “Share” pada bagian bawah video.
  3. Pilih tombol “Embed” pada menu dropdown.
  4. Salin kode HTML dari video Youtube tersebut.
  5. Buka dokumen Excel yang akan dimasukkan video tersebut.
  6. Pilih “Insert” pada toolbar menu, kemudian pilih “Object”.
  7. Pilih “Create New” pada jendela Object.
  8. Pilih “Microsoft Web Browser” pada bagian Object type.
  9. Paste kode HTML video Youtube pada bagian “Enter the URL to the content”.
  10. Klik OK.

2. Apa perbedaan antara rumus Vlookup dan Hlookup pada Excel?

Vlookup dan Hlookup adalah dua rumus yang berbeda pada Excel. Vlookup digunakan untuk mencari dan menemukan nilai-nilai dalam sebuah kolom pada daftar atau database tertentu. Sedangkan rumus Hlookup digunakan untuk mencari nilai dalam sebuah baris pada daftar atau database tertentu.

Dengan Vlookup kita dapat mencari data pada tabel menggunakan nilai kunci yang ada, sedangkan dengan Hlookup kita bisa mencari data pada baris dengan nilai kunci yang ada.

Jadi, perbedaan antara Vlookup dan Hlookup terletak pada orientasi pencarian nilainya. Vlookup menggunakan kolom sebagai acuan membandingkan nilai, sedangkan Hlookup menggunakan baris sebagai acuan membandingkan nilai.

Kesimpulan

Membuat rumus pada Excel memang bisa dibilang membingungkan, namun untuk mengolah data yang kompleks, rumus ini sangat dibutuhkan. Dalam artikel ini, kita telah membahas rumus dasar hingga rumus yang lebih kompleks, seperti pivot table dan Vlookup. Anda juga telah mempelajari langkah-langkah untuk membuat rumus pada Excel dengan mudah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien dan efektif.