Membuat Inventaris Barang Dengan Excel

Membuat aplikasi inventaris barang menggunakan Microsoft Excel adalah strategi yang efektif untuk mengelola inventaris barang Anda. Dengan bantuan cara ini, pengguna dapat memonitor stok barang, jumlah order yang dalam proses, pesanan yang belum diproses secara efektif. Manfaat dari membuat aplikasi inventaris barang sendiri di Excel adalah Anda memiliki kontrol penuh atas data, informasi, dan pengaturan yang terkait dengan stok barang Anda. Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara membuat sebuah aplikasi inventaris barang menggunakan Microsoft Excel.

Langkah Pertama Dalam Membuat Aplikasi Inventaris Barang

Sebelum Anda dapat memulai membuat aplikasi inventaris barang di Excel, Anda perlu menentukan kebutuhan Anda. Apa saja fitur yang Anda inginkan dalam aplikasi Anda? Ada beberapa fitur yang umumnya ditemukan dalam aplikasi inventaris barang, termasuk:

  • Menghitung stok barang masuk dan keluar.
  • Memperhitungkan jumlah stok saat ini.
  • Memperhitungkan laba atau rugi suatu produk.
  • Menghitung nilai persediaan.

Ini hanya beberapa fitur umum yang diinginkan pengguna dalam aplikasi mereka. Tentukan fitur utama yang Anda perlukan dan fokus pada itu.

Cara Membuat Tabel Inventaris Barang di Excel

Setelah menentukan kebutuhan Anda, langkah selanjutnya adalah membuat tabel inventaris barang. Ini adalah tempat di mana semua data barang masuk dan keluar dicatat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka lembar kerja baru di Excel.
  2. Tentukan kolom yang diperlukan untuk tabel inventaris Anda. Biasanya, tabel ini terdiri dari kolom seperti SKU, Nama Barang, Jumlah Masuk, Jumlah Keluar, Jumlah Saat Ini, Harga Masuk, Harga Jual, Laba / Rugi, dan Nilai Persediaan.
  3. Mulai dengan menambahkan kolom SKU (stock keeping unit) ke dalam tabel Anda. Kolom SKU sebaiknya terdiri dari karakter numerik dan alfabetik atau kombinasi dari keduanya.
  4. Tambahkan kolom Nama Barang ke tabel Anda. Ini akan digunakan untuk menunjukkan nama produk yang Anda catat.
  5. Tambahkan kolom Jumlah Masuk ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk mencatat jumlah unit produk yang masuk berdasarkan pesanan yang dilakukan.
  6. Tambahkan kolom Jumlah Keluar ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk mencatat jumlah unit produk yang dikeluarkan berdasarkan pesanan yang dipenuhi.
  7. Tambahkan kolom Jumlah Saat Ini ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk mencatat jumlah unit produk yang tersedia saat ini.
  8. Tambahkan kolom Harga Masuk ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk mencatat harga per unit produk saat dibeli.
  9. Tambahkan kolom Harga Jual ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk mencatat harga per unit produk saat dijual.
  10. Tambahkan kolom Laba / Rugi ke tabel Anda. Kolom ini akan digunakan untuk memperhitungkan keuntungan atau kerugian per unit produk.
  11. Tambahkan kolom Nilai Persediaan ke tabel Anda. Ini akan digunakan untuk menunjukkan nilai persediaan produk.

Cara Memasukkan Data Ke Tabel Inventaris Barang

Sekarang bahwa tabel inventaris Anda sudah siap, langkah selanjutnya adalah memasukkan data ke dalamnya. Data yang dimasukkan ke tabel ini biasanya mencakup SKU, nama barang, jumlah masuk, jumlah keluar, jumlah saat ini, harga masuk, harga jual, laba / rugi, dan nilai persediaan. Cara memasukkan data tersebut ke dalam tabel Anda adalah sebagai berikut:

  1. Silakan klik pada kolom yang diinginkan dan masukkan data yang relevan.
  2. Atur kolom Anda secara teratur dan susun data dengan baik.
  3. Periksa kembali data yang dimasukkan agar tidak terjadi kesalahan dalam mengetiknya.

Jangan lupa untuk memasukkan data Anda secara rutin untuk memastikan bahwa jumlah persediaan dan harga produk ditetapkan dengan benar.

Cara Menghitung Nilai Persediaan

Salah satu keuntungan membuat aplikasi inventaris barang Anda sendiri adalah Anda dapat menghitung nilai persediaan Anda dengan mudah. Ini bisa sangat membantu dalam manajemen persediaan dan keuangan Anda. Cara menghitung nilai persediaan Anda adalah sebagai berikut:

  1. Buka lembar kerja tabel persediaan Anda di Excel.
  2. Cari total persediaan. Ini adalah jumlah total barang yang tersedia saat ini. Silakan tambahkan jumlah dalam kolom Jumlah Masuk dan kurangi jumlah dalam kolom Jumlah Keluar.
  3. Cari harga beli rata-rata (average cost). Ini adalah rata-rata harga per unit barang yang dibeli dalam persediaan Anda saat ini. Untuk mencari rata-rata ini, silakan bagikan total biaya yang dikeluarkan untuk persediaan dengan total jumlah unit yang dibeli.
  4. Kalikan total persediaan dengan harga beli rata-rata.
Baca Juga :  Cara Mendeskripsikan Variabel Data Pada Excel

Dengan cara ini, Anda akan dapat menghitung nilai persediaan Anda dengan mudah dan akurat.

Cara Menghitung Laba / Rugi

Selain itu, membuat aplikasi inventaris barang juga memungkinkan Anda untuk menghitung laba / rugi dengan mudah. Ini memungkinkan pengguna untuk melihat dengan jelas seberapa efektif bisnis mereka berjalan dan memberi wawasan tentang kemungkinan strategi penghematan yang dapat diterapkan. Untuk menghitung laba / rugi, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Cari total pendapatan. Ini adalah jumlah total pendapatan yang Anda dapatkan dari penjualan barang Anda. Silakan kalikan jumlah barang yang terjual dengan harga jual per unit.
  2. Cari total biaya. Ini adalah jumlah total biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli barang yang Anda jual. Silakan kalikan jumlah barang yang terjual dengan harga pembelian per unit.
  3. Cari laba atau rugi. Ini adalah selisih antara total pendapatan dan total biaya.

Berikut Adalah Dua Pertanyaan Yang Sering Diajukan

Apa Langkah-langkah Penting yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Aplikasi Inventaris Barang?

Langkah pertama dalam membuat aplikasi inventaris barang di Excel adalah menentukan kebutuhan Anda. Ada beberapa fitur dasar yang harus diperhatikan, termasuk menghitung stok barang masuk dan keluar, jumlah stok saat ini, laba atau rugi suatu produk, dan nilai persediaan. Selanjutnya, buatlah tabel inventaris Anda dengan kolom SKU, nama barang, jumlah masuk, jumlah keluar, jumlah saat ini, harga masuk, harga jual, laba / rugi, dan nilai persediaan. Jangan lupa memasukkan data secara rutin dan menghitung nilai persediaan dan laba / rugi Anda untuk memastikan kontrol atas persediaan dan pengembalian modal yang efektif.

Bagaimana Saya Dapat Menambahkan Format Laporan Inventaris di Aplikasi Saya?

Jika Anda ingin menambahkan format laporan inventaris ke aplikasi Anda, Anda dapat menggunakan berbagai template yang tersedia dalam Excel. Excel memiliki berbagai template terbaik untuk laporan inventaris, termasuk database persediaan, daftar persediaan, dan template rencana persediaan dari Microsoft. Template ini mencakup semua fitur yang dibutuhkan untuk mengelola inventaris barang, termasuk format grafik yang sudah termasuk tabel lengkap, dan sangat mudah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan Anda. Setelah menghasilkan laporan inventaris Anda, Anda dapat membagikannya ke berbagai platform seperti PDF atau Excel.

Video Tutorial: Membuat Aplikasi Inventaris Barang dengan Excel

Berikut adalah video tutorial tentang cara membuat aplikasi inventaris barang dengan Excel:

Dalam video ini, Anda dapat belajar langkah-langkah rinci cara membuat aplikasi inventaris barang dengan Excel. Video ini sangat membantu untuk visualisasi langkah-langkah dalam membuat aplikasi Anda.

Kesimpulan

Membuat aplikasi inventaris barang dengan Excel adalah langkah yang sangat berguna bagi pengguna yang ingin memantau stok barang mereka dengan lebih efektif. Dalam artikel ini, Anda telah mempelajari langkah-langkah penting dalam membuat aplikasi inventaris barang, mulai dari membuat tabel inventaris Anda hingga memasukkan data, menghitung nilai persediaan dan laba / rugi, dan cara menambahkan format laporan inventaris ke dalam aplikasi Anda. Di samping itu, kami juga telah menyertakan FAQ dan video tutorial yang membantu Anda memahami dasar-dasar membuat aplikasi inventaris barang dengan Excel dan berbagai fitur dalam aplikasi tersebut.