Cara Menghitung Nilai Kumulatif Di Excel

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh para mahasiswa untuk menilai prestasi belajar mereka di universitas. IPK dinilai dari hasil akumulasi nilai mata kuliah selama menempuh pendidikan di universitas.

Cara Menghitung IPK di Excel

Jika kamu ingin menghitung IPK di Excel, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buatlah tabel sederhana yang berisi daftar nilai mata kuliah yang kamu ambil selama satu semester. Kolom pertama berisi nama mata kuliah, kolom kedua berisi jumlah SKS, kolom ketiga berisi nilai yang kamu dapatkan.
  2. Hitung total SKS yang kamu ambil pada semester tersebut. Caranya, gunakan rumus =SUM(B2:Bn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel.
  3. Hitung nilai total yang kamu peroleh pada semester tersebut. Caranya, gunakan rumus =SUM(C2:Cn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel.
  4. Hitung nilai rata-rata yang kamu peroleh. Caranya, gunakan rumus =AVERAGE(C2:Cn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel.
  5. Hitung IPK selama satu semester. Caranya, gunakan rumus =SUM(C2:Cn)/SUM(B2:Bn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel.

Cara Menghitung Nilai Kumulatif di Excel

Selain IPK, cara menghitung nilai kumulatif di Excel juga penting untuk kamu ketahui. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buatlah tabel sederhana yang berisi daftar nilai mata kuliah yang kamu ambil selama beberapa semester. Kolom pertama berisi nama mata kuliah, kolom kedua berisi jumlah SKS, kolom ketiga berisi nilai yang kamu dapatkan, kolom keempat berisi nilai kumulatif.
  2. Hitung total SKS dan nilai yang kamu peroleh dari setiap semester. Caranya sama seperti dalam langkah sebelumnya.
  3. Hitung nilai kumulatif untuk setiap semester. Caranya, gunakan rumus =SUM(D2:Dn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel dan kolom D merupakan kolom nilai kumulatif.
  4. Hitung nilai kumulatif akhir. Caranya, gunakan rumus =SUM(D2:Dn)/SUM(B2:Bn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel dan kolom D merupakan kolom nilai kumulatif, sedangkan kolom B merupakan kolom jumlah SKS.

FAQ

1. Bagaimana Menghitung IPK dengan Bobot SKS?

Beberapa universitas menggunakan sistem bobot SKS untuk menghitung IPK. Dalam sistem ini, setiap nilai yang kamu dapatkan akan dikalikan dengan jumlah SKS dari mata kuliah tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buatlah tabel seperti dalam cara menghitung IPK yang sudah dijelaskan sebelumnya.
  2. Tambahkan kolom kelima pada tabel, dan beri judul “Total”.
  3. Hitung total dari setiap nilai mata kuliah dengan mengalikan jumlah SKS dan nilai yang kamu peroleh. Caranya, gunakan rumus =C2*B2 dimana kolom C merupakan kolom nilai dan kolom B merupakan kolom jumlah SKS.
  4. Hitung total SKS dari setiap mata kuliah selama satu semester. Caranya sama seperti langkah ke-2 dan ke-3.
  5. Hitung total dari semua nilai yang kamu peroleh selama satu semester. Caranya, gunakan rumus =SUM(E2:En) dimana kolom E merupakan kolom total.
  6. Hitung IPK selama satu semester. Caranya, gunakan rumus =SUM(E2:En)/SUM(B2:Bn) dimana “n” adalah nomor baris terakhir pada tabel.

2. Apa yang Harus Dilakukan Jika Mendapatkan Nilai Rendah?

Jika kamu mendapatkan nilai rendah, jangan langsung putus asa. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  • Cari tahu penyebab mendapat nilai rendah. Apakah kamu kurang memahami materi? Apakah kamu kurang belajar? Dengan mengetahui masalah utama, kamu bisa mencari solusi yang tepat untuk memperbaiki nilai kamu.
  • Bertanya pada dosen atau teman. Jangan malu untuk meminta bantuan dan nasihat dari dosen atau teman yang lebih paham materi.
  • Banyak belajar. Semakin banyak waktumu untuk belajar, semakin baik pemahamanmu tentang materi yang diajarkan.
  • Mengikuti bimbingan akademik. Bimbingan akademik di universitas biasanya diberikan oleh mahasiswa yang sudah senior dan memiliki pengalaman yang sama dengan kamu.
Baca Juga :  Membuat Invoice Dengan Macro Excel

Video Tutorial

Berikut adalah video tutorial yang bisa membantu kamu lebih memahami cara menghitung IPK dan kumulatif di Excel: